Sektor konstruksi menjadi penyumbang terbesar terhadap timbunan limbah padat di berbagai negara dan memicu tantangan serius bagi keberlanjutan lingkungan. Menurut United Nations Environment Programme (UNEP, 2023), aktivitas pembangunan menghasilkan jutaan ton sisa material yang berpotensi mencemari tanah dan udara jika tidak dikelola dengan benar. Penerapan pendekatan berbasis teknologi seperti pemanfaatan sensor digital, pengolahan ulang material bangunan, serta sistem pemantauan cerdas menjadi langkah strategis untuk menekan dampak negatif tersebut dan memperkuat praktik konstruksi berkelanjutan.
TRAINING PROSEDUR PENGELOLAAN LIMBAH BERBAHAYA DI INDUSTRI MINYAK
Deskripsi
Industri minyak menghasilkan lebih dari 2,5 juta ton limbah berbahaya setiap tahunnya. Pengelolaan limbah yang tidak tepat dapat menyebabkan denda hingga jutaan dolar dan mencemari lingkungan selama puluhan tahun. Teknologi terbaru memungkinkan pemrosesan limbah yang lebih efisien, mengurangi dampak lingkungan hingga 40%.
Training izin pengangkutan B3 adalah program training yang dirancang untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada individu atau perusahaan yang ingin mendapatkan izin untuk mengangkut limbah berbahaya (B3). Izin pengangkutan B3 diperlukan untuk memastikan bahwa limbah berbahaya dapat diangkut dengan aman dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
7 – 8 Januari 2026
11 – 12 Februari 2026
4 – 5 Maret 2026
8 – 9 April 2026
6 – 7 Mei 2026
26 – 28 Juni 2023
8 – 9 Juli 2026
5 – 6 Agustus 2026
9 – 10 September 2026
14 – 15 Oktober 2026
4 – 5 November 2026
2 – 3 Desember 2026
NOTED
Jadwal dapat menyesuaikan dengan kebutuhan anda. Running minimal 2 peserta
Jakarta : Hotel Amaris Kemang, Amaris Tendean,Trinity Hotel, Ibis Budget.
Bandung : Hotel Santika, Hay Hotel,Ibis Style, Novotel Hotel, Golden Flower Hotel, 1O1 Hotel, Grand Tjokro Hotel, Tune Hotel, Four Point by Sheraton Hotel .